Tampilkan postingan dengan label Exhibition Design. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Exhibition Design. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Agustus 2008

10 Tips membuat booth kecil pameran anda terlihat Powerfull

Sepuluh tips dibawah ini mungkin bisa membantu anda menciptakan booth kecil yang menarik dan powerfull. Dikumpulkan dari berbagai sumber dan terbukti sangat membantu.

1. Gunakan Lampu. Hampir semua convention centers memiliki penerangan gedung yang bagus. Anda boleh-boleh saja mengharapkan penerangan booth kecil anda pada existing lampu gedung tanpa perlu menambah lampu di dalam area booth anda demi alasan dana. Atau jika anda memiliki dana, dan ingin menggunakannya secara bijaksana bisa juga dengan cara menggantung lampu spotlight tambahan di langit-langit gedung convention. Sedikit berhemat tanpa perlu memikirkan konstruksi penggantung lampu. Tetapi apakah ini efektif? Berdasar hasil riset di industry pameran, penerangan yang baik, bagus dan menarik dapat meningkatkan awareness kepada pameran anda sebesar 30% persen sampai 50% persen. Luar biasa, bukan? Jadi kenapa anda tidak memikirkan untuk menginvestasikan dana dengan meminta exhibition designer merancang booth anda dengan tata lampu/penerangan yang menarik.

2. Lakukan pendekatan 'Novel'; kembangkan sebuah thema untuk booth anda. Keluarlah dari pendekatan traditional, dan biarkan itu menjadi milik peserta pameran dengan luas area yang besar karena memang mereka bisa berharap 'real estate' mereka menjadi stand out.

3. Usahakan untuk mendisplay produk dan nama perusahaan di sudut yang terlihat oleh pengunjung.

4. Simple and uncluttered. Gunakan satu atau dua produk saja untuk di display.

5. 'Size' everything to fit the booth. Buat apa mendisplay mobil apabila anda hanya ingin menjual velg-rodanya saja, misalnya. Gunakan bantuan multimedia monitor (TV atau plasma), poster atau graphic yang menarik. Juga jangan gunakan meja counter besar bekas pameran yang lalu (misalnya) demi alasan hemat biaya. Anda tentu tak ingin staff anda terlihat seperti orang kerdil di balik meja besar itu, kan?

6. Gunakan visual yang berpengaruh kuat dengan memakai graphic poster besar. Akan tetapi tetaplah ingat, jangan gunakan images/gambar-gambar besar di poster itu. Sisipkan copytext/kata-kata yang sesuai proporsi ukurannya pada poster tersebut. Jangan terlalu berlebih ukurannya juga jangan terlalu kecil ukurannya karena akan menjadi sulit terbaca dan terlewatkan.

7. Tempatkan graphics dibatas mata pengunjung. Garis bawah graphic idealnya dibatas 90 centimeter. Jika terlalu rendah nantinya mungkin bisa terhalang oleh display produk anda.

8. Gunakan paduan warna yang menarik, eye catching sehingga bisa stand out di arena pameran yang ramai. Anda tentu bisa membedakan warna menarik dengan warna norak, bukan?..... Warna-warna netral akan membuat booth kecil anda 'melarut' dikeramaian.

9. Jadikan pameran anda full service, bukannya 'self-service'. Lho, kok...? Maksudnya apa? Menyebar flyers, brochures, product samples and give away di meja display dimana pengunjung bisa mencomot sambil berjalan lewat, sebenarnya menggagalkan tujuan anda mengikuti pameran. Ingat, tujuan anda berpameran adalah untuk berinteraksi dengan pengunjung. Sukur-sukur bisa memberikan informasi detail dan pengalaman (experiential marketing) tentang produk anda. Bagaimana dengan standguide/stand promotion girls yang biasanya berdiri dan tersenyum manis sambil berusaha membagikan flyers atau brochures sebanyak banyaknya kepada pengunjung yang lewat? Anda bisa buktikan sendiri dengan mengintip tempat sampah yang biasanya berada di pintu keluar convention center. Semoga flyers dan brochures produk anda tidak terselip disana, hehehe...

10. Jika memang dana terbatas akan tetapi memiliki rencana untuk mengikuti beberapa pameran, berinvestasilah dengan membeli modular system. Ada beberapa modular system yang bisa di kostumisasi bentuknya, atau diganti graphicsnya sehingga bisa memberi kesan bagus;' finished-look'. Meja info standar yang dibalut skerting kain sudah lewat era-nya, hehehe...

narasumber:http://disainkami.blogspot.com

Selasa, 22 Juli 2008

Merchandising Techniques

Tentang tips berpameran dengan booth space kecil yang di indonesia rata-rata ukurannya 4x3 m2 atau space ukuran sedang 6x4 m2

Kadang-kadang saya merasa geli sendiri jika melihat ada booth ukuran kecil yang dijejali oleh begitu banyak display produk di dalamnya. Semua dindingnya dipenuhi oleh rak-rak display. Begitu juga mejanya. Yang lebih konyol lagi apabila akses pengunjung terhalang oleh meja-meja display, sehingga hanya bisa berdiri di garis batas booth bagian luar. Ini mau mindahin toko/showroom ke arena pameran atau memang hanya mau berjualan sebanyak-banyaknya sebagai 'tujuan' pamerannya?

Barangkali memang jumlah produk yang dimiliki sangat banyak sedangkan luas booth yang mampu disewa hanya kecil, sehingga ketika memutuskan produk apa saja yang akan didisplay menjadi kerepotan tersendiri. Semuanya penting dan harus didisplay........, wah runyam.

Mungkin ada baiknya jika kita bisa meminjam pola pikir retailer produk anda.
Apa itu?
Perlakukan pengunjung pameran anda sebagai 'window shoppers' dan booth pameran anda sebagai 'display window' perusahaan anda. Perusahaan lho, ya... bukan produk. Tentu beda. Aturlah dan disainlah booth anda semenarik mungkin. Usahakan agar pengunjung yang menghampiri booth anda bisa mendapatkan kesan comfort, ramah, useful information dan focus. Jadi pilihlah dengan bijak produk apa saja yang bisa 'diandalkan' untuk meng-grabbing attention pengunjung pameran. And keep the rest hidden somewhere.

Wah, rugi dong kalau hanya sedikit produk yang dipamerkan...., kan produk saya banyak dan semuanya menarik? Hehehe.... repot kalau tetap ngotot seperti ini. Lebih repot lagi buat designer pameran seperti saya yang ketiban pe-er mendisplay.

Barangkali 'sentilan-nakal' saya ini bisa merubah paradigma. Alih-alih mampir dan berinteraksi dengan anda, mungkin dibenak pikiran pengunjung (bisa jadi calon potential customer anda) akan berpikir seperti ini; 'Ah, di toko sana (retailer anda) produknya lebih banyak yang terpajang, jadi buat apa saya mampir dan membuang waktu saya disini?'. Bisa dibayangkan berapa banyak investasi yang anda hamburkan di event pameran seperti itu, kan?

Jadi biarkan tugas menjual sebanyak-banyaknya dipikul oleh retailer anda. Tujuan anda berpameran adalah untuk membangun brand awareness dan membagi informasi. Lakukanlah ini untuk agenda event pameran anda berikutnya: tentukan produk yang akan didisplay, pilihlah thema, ciptakan suasana, kembangkan gimmick yang menarik... dan fokuskan semuanya kepada 'goals'.

Selamat berpameran...

Nara sumber: http://disainkami.blogspot.com
www.disainkami.com